26 Oktober 2015

CIRI KERUSAKAN IC FLASH (EEPROM)

IC flash tipe 25*** termasuk kategori EEPROM, singkatan dari Electrically Erasable Programmable Memory, yaitu memori yang bisa diprogram dan dihapus secara elektrik/listrik. Memori tipe 24*** juga termasuk EEPROM. Secara umum kerusakan area penyimpan pada eeprom adalah tidak bisa ditulis (tulis artinya menghapus bit/sel dalam area memori). Dalam kondisi baru pada umumnya eeprom pada kondisi kosong (semua bit berisi 1, atau bila dalam bentuk bilangan heksa data terbaca FF semua dari ujung ke ujung), jadi secara umum kerusakannya karena bit/sel tersebut tidak bisa di-nol-kan.
Berikut ini beberapa ciri-ciri kerusakan yang dialami oleh ic jenis eeprom :
  • Konslet antar pin/kaki. Disebabkan karena dikerjakan lebih dari ratingnya, misalnya terlalu tinggi tegangan supply, tegangan port/pin, suhu dan lain-lain.
  • Tidak reliable (terpercaya). Cara mengidentifikasinya yaitu bila dibaca berulang kali, hasil bacaan mempunyai CRC yang berubah-ubah (hasil bacaan berubah-ubah). Bisa dengan cara dibaca keseluruhan lalu diverify, baca lagi lalu diverify lagi. Bila verify gagal, kemungkinan besar ic sudah tidak reliable. Hal ini disebabkan karena menurunnya/berubahnya performance dari ic, kemungkinan dari kemampuan clock yang menurun.
  • Proses Erase/menghapus lebih lama atau lebih cepat dari standarnya. Biasanya, lama proses erase ukuran 4MB sekitar 20 detik dan sekitar 2 kalinya untuk ukuran 2 kali lebih besar.
  • Lama proses penulisan satu ic penuh lebih cepat dari waktu yang dibutuhkan ketika erase. Misalnya 4MB ditulis dalam waktu 10 detik, ini adalah indikasi kerusakan ic karena dengan menghapus penuh satu ic sama saja dengan menghapus/menulis semua isi dari memori.
  • Setelah penulisan/writing dilanjutkan dengan proses verify, akan tetapi proses verify gagal karena data yang tertulis ke dalam ic tidak sama dengan data yang dituliskan.
  • Meski jarang ditemui, IC terdeteksi sebagai tipe lain oleh programmer (alat flash), padahal programmer tersebut support untuk ic yang sedang diread/write. Meski kadang perintah-perintah internal untuk mengakses memori sama.
Bila diindikasikan kerusakan seperti di atas maka perlu adanya penggantian memori baru/bekas yang masih normal.

Kembali ke daftar isi