25 Oktober 2015

MT8223L (MEDIATEK-ARM)

  • Tegangan supply, VCORE = 1V2, DVDD = 3V3, VDDR = 2V5, DVDD Standby = 3V3. Pengukuran tegangan dengan kondisi tanpa firmware (ic flash dilepas).
  • RAM internal, kerusakan dengan gejala kerusakan memori harus penggantian IC.
  • Kebanyakan menggunakan ic memori eeprom 24C** untuk menyimpan factory setting dan data servis mode.
  • IC ini tidak tahan panas bila mengambil dari mainboard cinaan, bila dari mainboard LG tahan panas meski berulang kali dipasang.
  • Tanpa firmware, ketika dinyalakan IC sudah panas berlebihan, berarti ic/chipset rusak.
  • Tidak bisa booting, standby saja, tidak respon diremot atau tombol panel, chipset hangat-hangat saja. Jangan langsung di-flash, cek dahulu tegangan-tegangan di atas, terlebih pada tegangan VDDR (2V5). bila goyang (10%) maka ganti regulator LDO-nya (Low Drop Output) atau regulator DC-DC.
  • Susah menyala atau mudah menyala tapi sering standby sendiri, ganti semua elko pada jalur supply tegangan-tegangan di atas. Bila setelah reboisasi masih susah menyala, cek resistor pack (RP) yang menghubungkan chipset ke IC Flash (atau turunkan nilainya menjadi 10 ohm).
  • Mati suri, yaitu semua tegangan supply normal/wajar, tanpa goyang, ic dingin sekali, setelah diflash tetap tidak bisa booting lakukan solder ulang, bila tidak mempan, ganti chipsetnya.
  • Gambar cacat datda, cek tegangan disemua pin-out LVDS, bila ada yg terukur 0V atau 3V3 (AVDD), ganti IC. test resistansi pin-out LVDS terhadap gnd dan 3V3.
  • Selebihnya masih dalam pencarian atau bila menemukan kasus yang melibatkan chipset TSUMV59.

MT8223L dipakai di mainboard produk cinaan, Polytron, LG, TCL, Changhong dan lain-lain.

Kembali ke daftar isi