12 Oktober 2009

SKEMA ALTERNATIF PENGGANTI KRISTAL KERAMIK UNTUK SIF PADA TA8690AN


Pernahkah pembaca menemui tv yang menggunakan TA8690AN pada sistem SIF-nya (FM detector) menggunakan kristal keramik (ceramic resonator) 5.5Mc (2 kaki). Berdasarkan pengalaman penulis, banyak merk tv jadul yang menggunakan ic TA8690AN pada sistem detektor fm-nya menggunakan kristal tersebut (contoh: Akari dan Goldstar).

Jika ceramic resonator tersebut rusak (tidak bisa beresonansi), menyebabkan hilangnya suara pada TV bersangkutan (walaupun speaker, volume, av switch dan audio amplifier masih bagus). Di beberapa daerah, misalnya ditempat penulis, tidak ada toko yang menyediakan spare part tersebut. Alhasil, dengan sedikit modifikasi akhirnya bayaran juga.

Seperti halnya resonator, sebagai pengganti ceramic resonator tersebut dapat digunakan rangkaian resonansi paralel (LC). Penulis menggunakan trafo IF untuk tuner FM (bisa ditemukan di bekas tuner umumnya berwarna dasar oranye/jingga), kadang juga menggunakan trafo IF untuk detektor suara pada IF FM (warna biru).

Sebagai ilustrasi, penulis mengambil contoh skema tv Goldstar, detailnya sebelum dan sesudah modifikasi sebagai berikut :



Yang perlu diperhatikan adalah nilai C tambahan pada trafo IF yang dipakai (30 s/d 50pF) sedangkan C dalam trafo IF tidak dilepas (biarkan saja), kapasitor tambahan tersebut dimaksudkan untuk menurunkan frekuensi resonansi dari LC/trafo if, yang sebelumnya diset sekitar 10,7MHz menjadi sekitar 5,5 MHz. Tidak ketinggalan juga, body trafo IF harus dihubungkan kegron dengan sempurna. Setelah terpasang, taruh posisi volume di tengah-tengah, pilih channel TV, silahkan adjust IFT tersebut hingga didapatkan suara yang terbersih.

Anda bisa juga membuat rangkaian SIF eksternal menggunakan rangkaian IF FM yang ada di toko2 (biasanya pakai LA1260), caranya : ganti CF 10.7Mc dengan CF 5.5Mc, tambahkan C senilai 30 s/d 50pF pada lilitan IFT (diparalel), hubungkan input (CF5.5Mc) ke output video (VIF out) sebelum filter video (CF5.5Mc paralel dengan Lilitan), hubungkan output ke audio amplifier, terakhir, adjust IFT hingga ditemukan suara terbersih. Jika kesulitan masalah Volume, gunakan audio amplifier dengan AN5265 untuk audio amplifiernya (tersedia pin DC volume control pada ic tersebut).

15 komentar:

Aisy mengatakan...

Oooo...ternyata di modifikasi bisa to! Baru tahu aku hehehe

P@K SIS mengatakan...

Wah sayang postinge lagi sekarang .Tiwas yang dulu pernah seperti ini cuma saya kembalikan ke yang punya alias nyerah.Tapi Tank,s banget informasinya suatu saat ketemu lagi dengan problem seperti ini dah ada solusinya.Jangan bosan tulis dan update pengalaman terbarunya untuk kita kita yang ternyata masih sangat minim pengetahuanya walaupun sudah lama berenang di dalamnya.
We are support U. ( koyo pinter pintero boso english ha ha ha ha )

zaenal mengatakan...

sebelumnya minta ma'af kpada smuanya, artikelnya baru bisa nongol. Banyak kerjaan. Terima kasih dukungannya.
P@ksis: aku lupa kapan, tapi dah lama aku ngemodifnya, tak praktekan ampe sekarang alhamdulillah lancar.

Arief mengatakan...

Mantap bang..

maslikan86 mengatakan...

klo tda8361 apakah bisa juga dimodif seperti itu.

ZaenalElectronic mengatakan...

Belum pernah memodif seperti dimaksud, jika TDA8361/2 kehilangan suara, yang sering dialami adalah kerusakan pada sistem PIF yaitu video identification (pin4), deemphasis konslet (pin4) dan pin SIF input (pin5).
karena SIFnya internal dan tanpa adjusment, praktis tidak bisa dimodif dengan penambahan IFT FM. tetapi jika dimodif dengan rangkaian detektor luar/eksternal secara teori bisa (aku blom pernah masang pada TDA8361).
Dari sekian banyak kasus TDA8361/2 kehilangan suara (SIF trouble), sebagian besar ic-nya yang trobel. trims.

blake mengatakan...

alhamdulillah.bisa bertambah ilmuku.terima kasih buat kang zaenal atas kreasi yg anda berikan.

Anonim mengatakan...

salam kenal gaul

saran saran lain kumparan dari if juga dapat di sesuikan dengan cara membuang 5 s/d 7 lilitan dari spoul if yg kita pasang tks unutk teman teman

ZaenalElectronic mengatakan...

Kok malah dibuang, ntar frekuensinya malah naik. kalo ditambahi itu baru OK. daripada nambahi lilitan IFT (bongkarnya aja susah), mending tambahi C saja, gampang khan......

lewi mengatakan...

terimakasih atas postingnya, krn sy punya servicesan tv gak ada suara, sampai sekarang sy biarkan, tetapi setelah mendapat penjelasan diatas, saya jadi bersemangat lagi. oke thanks

GELORA ELEKTRONIK mengatakan...

mas kalau suara sudah on sampai ketingkat mute tetapi tidak ada teg open mute dar cpu,cpu dan memory oke...lalu apanya?perintah dari pin 2 cpu ya bang?

GELORA ELEKTRONIK mengatakan...

dimana bisa saya dapatkan skema gold star lama yg pakai 8690.problem tombol perintah paling kanan kalau ditekan keluar menu contras/brigh bukan program /chanel.bila dibiarkan nanti bisa muncul gbr sendiri dan tombol berubah fungsi menjadi yg seharusnya.memory dan cpu oke.

ZaenalElectronic mengatakan...

GELORA = mas kalau suara sudah on sampai ketingkat mute tetapi tidak ada teg open mute dar cpu,cpu dan memory oke...lalu apanya?perintah dari pin 2 cpu ya bang? ---- kalo yang ini mungkin disebabkan video ID yang tidak bekerja, IC program memiliki pin/sensor jika tidak ada video yang masuk secara otomatis program akan me-mute audio, biar gak ngosos gitu.

untuk tombol yang ngacak, sering disebabkan oleh memori yang dah rusak atao gak cocok, coba diganti dengan 24C04 (aslinya 24C02) pada sasis goldstar dimaksud. jika masih gak beres, cek resistor pull_up pada jalur SDA dan SCL. kalo masih ngambeg juga, coba pake remot, jika gak respon ma remot, gangguan sering di IR receivernya (ic program harus dipastikan OK lho...)

shanto lukas mengatakan...

hahaha ternyata g motor aja ygbs d modif,makannya apa mas ko bs jenius gt?

Anonim mengatakan...

JIKA REGULATOR TV CHINA MATI DI ARUS 110 VOLT AC,BAGAIMANA SUPAYA REGULATOR TSB TIDAK MATI TRANSISTOR NYA? BY ; SINTA ELECTRO CIANJUR.

Poskan Komentar